Ya Hannan… Denai hijau, langit biru, gunung kelabu…
Bukanlah sekadar bingkai satu pemandangan
Yang menyuratkan sebuah keindahan…
Tapi potret hakiki menyerlahkan kebenaran
Cermin alam yang memantulkan keindahan Tuhan
Denai, langit dan gunung Adalah satu cubitan kasih pada satu kealpaan
Pada limpahan nikmat selaut indah
Pada limpahan nikmat selaut indah
Ke mana tumpahnya munajat seraut sembah ?
Sekian lama melihat alam penuh teratur
Mengapa hatimu masih lupa untuk bersyukur ?
Denai, langit dan gunung Adalah pantulan lambang biasan tamsilan
Gunung…bagai pasak teguh kemurnian iman
Langit…hamparan saujana kelapangan Islam
Denai…lembah subur kelembutan ihsan
Adalah citra di kanvas hati yang dihiasi
Rasa kehambaan
Ketika sunyi diri berwacanalah diri di dalam diri
Ya Hannan, teguhkanlah imanku Seteguh gunung itu… Ya Mannan, lapangkanlah Islamku Selapang langit biru… Dan Ya Rahim, lembutkan ihsanku Selembut rumput di denai itu… Nescaya bertamulah diri yang hakiki
Di kamar hati yang cinta Ilahi
Ya Allah, Tika gagahMU bercermin alam sepenuh
Terasa lemahku mencengkam diri seluruh
Dan kolam hatiku tak kan selamanya keruh
…Ameen
8 comments:
lo siento...
Life can inevitably bring pain&sorrow to little people, and we hurt when they hurt. We want to rise like a mighty shield to protect them - to hold them snugly within our embrace.Yet there are times when we must let them struggle..=)
kaknur
Post a Comment